jump to navigation

Raden Wijaya,… Pendiri Kerajaan Majapahit …!!! (2) Februari 18, 2013

Posted by triatmono in History.
Tags:
trackback

Selain Raden Wijaya yang bergegas menunggang kuda untuk mengetahui siapa yang berani memberontak terhadap Kerajaan Singosari yang sah … terdapat pula Arya Wiraraja salah satu panglima andalan Kerajaan Singosari …!!! Tidak lama pasukan Singosari telah sampai di alun-alun… dan dihadapan Arya Wiraraja tampak pula pasukan yang siap dan mengepung pasukan Singosari …!!! Arya Wiraraja mengetahui formasi pasukan membentuk model bulan sabit… berarti pemberontak ini mengerti betul strategy perang …!!! :D

Arya Wiraraja langsung memerintah pasukan membentuk formasi burung garuda… dengan maksud akan merobek-robek formasi bulan sabit pemberontak …!!! Tiba-tiba terdengar teriakan, “Arya Wiraraja,…cepat engkau menyingkir dari pandanganku …!!! Aku tidak ada urusan denganmu… aku ingin menginjak-injak kepala Kertanegara …!!!” demikian suara dari pemimpin pemberontak …!!! Arya Wiraraja pun mengetahui suara itu adalah Cayaraja, tamtama yang cukup ampuh… !!! “Keparat, … dedemit setan alas …  betapa dungu dan tololnya engkau Cayaraja …!!! Sudah bosan kah engkau hidup di maryapada ini …??? Siapkan dirimu… akan kutebas kepala mu …!!!, demikian kata Arya Wiraraja…!!!

Pasukan pemberontak tiba-tiba menyerang… dan pasukan Singosari pun ikut terjun ke medan perang …!!! Selain Arya Wiraraja, tampak juga Raden Wijaya dengan gagahnya mengendarai kuda dan memegang pedang …!!! Juga beberapa ksatria Singosari seperti Kebo Anabrang, Mahisa Rangkah dan Kebo Anengah …!!! Pasukan pemberontak yang berada disisi tengah… mengirimkan ratusan anak panah … dan pasukan Singosari dengan sikap berlindung di balik tameng …!!! Beberapa prajurit terkena anak panah… jerit memilukan dan banjir darah mulai terjadi …!!!

Pasukan Singosari pun membalas dengan mengirimkan ratusan anak panah pula… malang pasukan pemberontak banyak yang tidak dilengkapi dengan tameng … sehingga banyak pemberontak yang mati mengenaskan …!!! Cayaraja mulai mengamuk… demikian pula Arya Wiraraja … sabetan tombak nya begitu sadis… pasukan pemberontak mulai kocar-kacir …!!! Cayaraja mulai mengarah menuju ke Raden Wijaya… menantu dari Kertanegara…. siapapun yang mencoba mencegah … tiada ampun pedangnya akan menebas pasukan yang mendekat …!!!

Arya Wiraraja melihat gerakan Cayaraja ini… ia pun semakin mengamuk ingin memotong jalan pergerakan Cayaraja …!!! Tanpa mengenal lelah… sudah puluhan pasukan pemberontak yang bermandikan darah …!!! Akhirnya ia mencegat jalannya Cayaraja… dan ia pun berkata, “Bedebah… kau Cayaraja …!!! Pemberontak macam kau ini… pantas mati… siap-siaplah ke Neraka … keparaaat …!!!” Duel pun terjadi antara Arya Wiraraja melawan Cayaraja …!!! Bersamaan dengan itu… formasi pasukan pun sudah berubah menjadi perang terbuka … masing-masing pasukan sibuk dengan lawannya masing-masing …!!!

Arya Wiraraja mendesak… ia menggunakan tameng dan pedang… mulai meghajar Cayaraja …!!! Cayaraja cukup digjaya… ia masih bisa meladeni jurus-jurus yang dikeluarkan Arya Wiraraja …!!! Namun Arya Wiraraja tidak memberikan ampun… dan ia mengeluarkan jurus-jurus simpanan… yang belum pernah ditunjukkan kepada prajurit Singosari …!!! Cayaraja mulai keteteran… dan terdesak cukup hebat… ia tidak bisa kemana gerakan Arya Wiraraja … dan kecepatan gerakan Arya Wiraraja begitu mengagumkan …!!!

Suatu gerakan Arya Wiraraja akhirnya tidak mampu ditangkis oleh Cayaraja… pinggang nya terkena sabetan pedang Arya Wiraraja …!!! Sekali berputar dengan cepat Arya Wiraraja langsung menebas kepala Cayaraja …!!! Kepala Cayaraja pun kena tebas… dan jatuh ke tanah …!!! Segera Arya Wiraraja mengambil tombak… dan menancapkan kepala Cayaraja pada ujung tombak …!!! Ia pun dengan mengerahkan tenaga dalam… berteriak seantero medan peperangan …!!! “Keparat … pemberontak setan alas… kalian ingin seperti nasib Cayaraja ini …???” dengan lantang Arya Wiraraja berkata …!!!

Pasukan pemberontak mulai goyah… pasukan pemberontak terbelah… ada yang terus maju… mengingat sudah janji dengan Cayaraja sehidup semati… ada yang langsung lari tunggang langgang mengingat tidak mungkin menghadapi pasukan Singosari yang dipimpin Arya Wiraraja …!!! “Tumpas habis para pemberontak… jangan dikasih hati… jangan biarkan mereka menyusun kekuatan kembali …!!!” demikian perintah Arya Wiraraja …!!! Pasukan berkuda pun memburu para pemberontak… dan akhirnya pemberontakan dapat ditumpas …!!!

Last,… Arya Wiraraja memang gemilang memimpin pasukan dan menunpas habis pemberontakan Cayaraja …!!! Ia pun balik ke Istana melaporkan keadaan kepada junjungannya Raja Singosari Baginda Sri Kartanegara …!!! Tunggu episode berikutnya … apa yang dilaporkan Arya Wiraraja kepada Raja Singosari … so stay tuned …!!! :D

Link terkait :

About these ads

Komentar»

1. orong-orong - Februari 18, 2013

wah pelajaran sejarah

2. blaze79 - Februari 18, 2013

pertamax

3. Leon Alvero - Februari 18, 2013

bagus cerita nyaa

4. Jabrix - Februari 18, 2013

lanjooooootttt

5. bung rhoma - Februari 18, 2013

lhannnjutkan ………mari kita berdendang

6. icaq - Februari 18, 2013

serrruuu….

7. Ortega - Februari 18, 2013

Lanjut……….
Btw. Sunan kali jaganya kapan mas Tri?

8. Cah_Angon - Februari 18, 2013

Serinya jangan kebanyakan mas.. ntar kelamaan.. kalau bisa diringkes biar gak lupa cerita sebelum.. :D

9. Erit07 - Februari 18, 2013

Sejarah nih,asyik jg. .

10. mudagrafika - Februari 18, 2013

Majapahit itu sangat menginspirasi saya… Ketika anak saya lahir tgl 10-11-12 yang notabene hari Pahlawan, tanpa ragu saya beri titel RAJASA….itu tanggal yang sama bertahun1293 ketika Raden Wijaya menabalkan diri sebagai pendiri Majapahit bergelar abhiseka “Kertarajasa Jayawardhana”. *pokoke lanjooot Pak Dhe..,* Mantaaaap jaya….

11. triatmono - Februari 18, 2013

@Ortega
Ada hubungannya bro… Arya Wiraraja itu nanti jadi bupati Tuban… sampai nanti ke Ronggolawe terus …. terus… ke Sunan Kalijaga …!!! Jadi naik dulu ya bro… baru turun… hehehe :D

12. bengal - Februari 18, 2013

asik nih cerita nya .. berasa melihat peperangan beneran he2

13. Bias_72 - Februari 18, 2013

Wes mulai rame iki perange… Nunggu kelanjutane uhuyyyy

14. mercury79 - Februari 18, 2013

maaf gan, dr kecil kita selalu dicekokin cerita ky gitu, tp dr sekian bnyk cerita peradaban itu hny menyisakan patung prasasti sm candi…pertanyaannya mana bangkai kerajaan2 di indonesia? apa istananya terbuat dari bambu? ato cm fiktif doang? sorry agak eskrim…

15. swalayansusubundategal - Februari 18, 2013

Inget jaman SD duluu..belajar sejarah hehehe

16. jnakawara - Februari 19, 2013
17. SEKOLAH KEBANGGAANKU - Februari 19, 2013

Reblogged this on MARJANI UNTUK PENDIDIKAN.

18. adrian - Februari 19, 2013

mantep jadi sutradara aja.

19. Trisna Ariwibawa - Februari 19, 2013
20. temonsoejadi - Februari 19, 2013

ditnggu kelanjutannya…mntapp

ijin nitip mas,‎[share] cinta terindah sepanjang masa
http://temonsoejadi.com/2013/02/19/dalam-diam-aku-mencintaimu/

21. ●○ qwerty ○● - Februari 19, 2013
22. ●○ qwerty ○● - Februari 19, 2013
23. ●○ qwerty ○● - Februari 19, 2013

sejarah majapahit selalu menjadi kontroversi..
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Pembicaraan:Majapahit

24. Nadzirin (@bossnada2) - Februari 19, 2013

lanjoot…..

25. Dwi Setiyadi - Februari 19, 2013

@mercury79: Coba sekali-sekali main ke Mojokerto, sudah ditemukan beberapa bangunan kerajaan Majapahit, atau sesekali baca literatur, banyak yang memberitahu bukti-bukti peninggalan kerajaan terdahulu, bahkan banyak juga peninggalan/jejak Majapahit yg sampai ke benua lain. Buka wawasan-mu bro, jadi ga skeptis dan penuh kecurigaan tidak berdasar.

26. Kawulo alit - Februari 19, 2013

@mercury79: Keperpustakaan nasional, literasi kuno bisa diakses dengan mudah. @ Dwi Setiyadi, benar sekali mulai dari gapura bajang batu sampai dengan segaran dan sekitarnya berserakan bekas kerajaan. atau mau ke kediri masih ada segala peninggalanya.
era singosari kediri kan antara sebelum 1400an, jadi peninggalan bangunan berkayu ya sulit..tp literasi kuno seperti penulisan daun lontar yg disimpan turun temurun masih bisa menjadi bukti.
terima kasih
*baca lagi tulisan masguru tri

27. mercury79 - Februari 19, 2013

klo soal artifaq ga usah diceritain lagi bro… naskah2 kuno emg bnyk tp tetep aza msh tanda tanya besar… bukti bangsa yg besar gak cuma memiliki tatanan budaya beragam tapi mewariskan peninggalan era kejayaan bangsa itu sendiri.. klo cuma candi mah vietkong jg pnya.. ya teruskan sj fantasinya.. mgkn kerajaanya digoa trus tertimbun

28. ●○ qwerty ○● - Februari 20, 2013

wew mbak merry lagi datang bulan keknya..

Sent from my hp esiangocehcocotbacot via Stupidfren DONGO Network

29. Dwi Setiyadi - Februari 20, 2013

@mercury79 lah kan udah dibilang sebagian bekas kerajaan (bukan candi) sudah ditemukan di daerah Jawa Timur (Mojokerto dan Kediri), seperti misalnya tempat pemandian putri-putri raja. Makanya bro, perbanyak wawasan, kalo ga cukup liat literatur, datengin sendiri tempatnya, jangan mengambil kesimpulan tanpa dasar ilmu atau pengetahuan yang tidak cukup.

Sebagian besar peninggalan kita itu terkubur karena proses ratusan tahun tanpa perawatan, Borobudur aja pas ditemukan kembali cuma berupa bukit, pas bukitnya dibersihkan baru keliatan. Beda dengan forbidden city di Tiongkok misalnya, tiap ganti rezim itu istana masih dipake dan dirawat, nah kita, ditinggal begitu aja. Parahnya lagi dijarah sama penjajah, liat aja sono ke Belanda, banyak banget hasil jarahan kekayaan Indonesia. Di benua amerika juga ada beberapa peninggalan Majapahit.

Udeh ga usah banyak teori, sono datengin situs-situs peninggalan Majapahit. Biar liat dgn mata kepala sendiri.

30. pak tarno - Februari 20, 2013

makin greget nih kisah ala sandiwara radionya


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.558 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: