jump to navigation

Ditengah pertumbuhan ekonomi meningkat,… kesenjangan pun meningkat …!!! November 24, 2012

Posted by triatmono in Ekonomi.
Tags:
trackback

Well,… tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia memang melesaaat… pertumbuhan ekonomi nya …!!! Seperti juragan katakan beberapa tahun yang lalu… Indonesia ibarat Suzuki Hayabusa… ditengah motor bebek… dalam balapan drag race …!!! Indonesia pasti menang… namun perolehan catatan waktu yang tidak optimal… itu satu hal lain …!!! Ditengah pertumbuhan ekonomi yang monceeer,… tingkat kemiskinan menurun… tingkat kesenjangan yang ditandai rasio gini pun meningkat …!!!

Naaagh persoalan nya adalah bagaimana mengurangi tingkat kesenjangan ini … ditengah pertumbuhan ekonomi yang meningkat …??? Yaaagh,… namanya kesenjangan pasti ada… coz di dunia ini selalu tercipta dengan dua keadaan… laki-laki dan perempuan,… kaya dan miskin… waras dan gemblung… etc …!!! So… yang bisa dilakukan adalah mengurangi tingkatnya saza… !!! Jadi jangan berpikir membuat tidak ada kesenjangan… non sense… !!!

Tentu saza dengan mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) … agar semakin maju dan maju …!!! Namun demikian… dari data yang ada… ternyata 38.3% usaha kecil dan menengah… nggak tertarik untuk minjem ke bank …!!! Yang cukup mengejutkan adalah 18.1% … kurang pengetahuan tentang minjem ke bank …!!! Ujung-ujungnya banyak yang minjem ke lintah darat… dimana rate nya begitu tinggi… lha sama aza ndaaak optimal thooo… ???

Last,… yang jadi persoalan adalah tetap saza … manusia Indonesia itu sendiri …!!! Kalau orang Indonesia itu pinteeer… ibarat racer jempolan … yaaaagh makin mudah saza mengendalikan Suzuki Hayabusa dalam drag race … tentu motor bebek yang digunakan negara tetangga… akan semakin kepontal-pontal …!!! Tugas kita bersama… bikin generasi penerus makin pinteeer… jangan mau dibodohi oleh orang Asing… !!! Share Informasi dan knowledge sangat penting… untuk menbangun manusia Indoensia… agar Indonesia semakin Jayaaa …!!! :D

About these ads

Komentar»

1. yudha depp - November 24, 2012
2. kphmph - November 24, 2012

dukung UMKM dengan kebijakan baru!!! mau pertamax atau premium gak masalah..

3. #99 bro. - November 24, 2012

siyap

4. gustinr - November 24, 2012

Bank jg tdk mencerdaskan gus, contohnya dulu waktu pertama kali ambil kredit, ga disurvey langsung diapprove aja, pas saya lg kesulitan keuangan dan nunggak, ga ada tagihan dari bank sampai nungguk berbulan2, setelah beberapa tahun baru ditagih yg nilainya kaya ambil di rentenir. Yg mengakibatkan saya di blacklist.

5. tipis - November 24, 2012

minjem kur di bri sangat mudah, 3 hari aca

6. ain1 - November 24, 2012

enak jadi usahawan aja

7. wellonk - November 24, 2012

mantap

8. andi - November 24, 2012

wegh ganteng om Tri…Like dis.

9. syhrain - November 24, 2012

“waras dan gemblung” asli dah wkakaka :lol:
kembali pada diri sendiri om tri. tiap individu harus kreatif biar tdk terkena dampak efek kesenjangan ekonomi

10. Tiger26 - November 24, 2012

mantabbb….gan!

11. Nyengatz - November 24, 2012

Thanks info2 mas tri, tolong di posting terus ya materi soal ini, biar saya bisa makin maju, target saya pun adalah punya usaha sendiri, aamieen

I love sohc, lhoo :D

12. so'un rider - November 24, 2012

klo ditelusuri dgn seksama, ini adalah imbas dri sistem ekonomi yg diterapkn diindonesia, mau ga mau stuju ga stuju sistem skrg ni condong ke sistem kapital shingga pmilik modal dominan thd yg ga pnya modal. dah gtu basis ekonominy malah ribawi, komplet lh sdah…. skrg trgantung kita, punya political will ga buat merubah sistem? just uneg2 saza

13. syhrain - November 24, 2012
14. bitlow - November 24, 2012
15. kukang - November 24, 2012

soalnya belibetnya ampun2 an bagi usaha kecil untuk pinjem bank, apalagi gk punya agunan

16. yudha depp - November 24, 2012

wah indonesia emang sering ketipu
motor murah sampai disini jadi muaaahal
http://yudhadepp.blogspot.com/2012/11/ketika-kawasaki-mengancam-ducati.html?m=1

17. Asus a43sd - November 24, 2012

Jadi bahas ekonomi terus..

18. aero - November 25, 2012

JUOS GANDOS! :D

19. temonsoejadi - November 25, 2012

kurang sosialisasi..mungkin..

nitip mas,renungan misteri kehidupan
http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/11/24/apa-di-balik-kehadiran-bocah-misterius/

suwun..

20. An_Syahri - November 25, 2012
21. agung - November 25, 2012

josss juragan.. harus belajar ridernya.. hehee gen pinter!!haha

22. Ada2 saja - November 25, 2012

Saya kira waras dan penyakitan, eh ternyata gemblung. Ternyata loro polo.

23. tyonugra - November 25, 2012

yg saya bingung beberapa tahun ini kok target pendapatan dr pajak kok nggak tercapai trus, padahal pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen, penjualan kendaraan bermotor dan elektronik naik, trus apa2 kna pajak, lbh prahnya lg pemerintah kok latah ya nambah lg berutang dr luar ngri ktanya……

24. sejutaumat - November 25, 2012

kita kudu pinter melihat peluang di segala lini untuk bisa tetap survive

25. SuRyA - November 25, 2012

Setuju banget mas
ini adalah kerja berat yg perlu dukungan pemerintah.
Mungkin bukan ga mau minjem ke bank mas. Tp sisi administrasi yg ribet saat meminjam uang utk usaha berbelit. Usaha harus 2 thn dl dll. Belum lagi nanti diperijinan yg mesti lihai. Itu pendapat saya knapa enterpreneur agak susah di indonesia. Bukan berarti ga bs ya mas. Tp butuh kesabaran dan dana lebih

http://www.dk8000.co.nr

26. jaos_konsumen biasa - November 25, 2012

perlu perubahan pikiran buat yg mau UMKM utk ikut menggunakan tawaran kredit dari bank2 umum yg sekarang saya tengok semakin mudah….

mesti pintar dan berani…..

27. Laksito - November 25, 2012

Nganti monyong
lambene Mas Tri ….

Matur nuwun, nggih, Mas Tri, kagem tulisan-tulisan Mas Tri ….

28. realita - November 25, 2012

seharusnya yg kuat melindungi yg lemah, yg pinter mengajari yg bodoh, yg kaya menyayangi yg miskin… dengan tulus ikhlas, adil, bijaksana… pasti rakyat kecil tidak akan merasakan kesenjangan… krn kesenjangan hanya akan sangat terasa klo masing2 (baik yg kaya maupun yg miskin) tidak sadar siapa diri kita… belajarlah dr khalifah Umar

29. harisxyz - November 25, 2012

Menurut saya, Bank plat-merah berkewajiban meningkatkan jumlah dah kualitas UMKM. Caranya, selain memberi pinjaman tanpa bunga, juga memberi pendampingan sejak awal pembuatan business-plan hingga menjalankan bisnisnya (bukan kasih duit doang). Bank plat-merah mestinya tidak hanya cari untung saja, tapi juga mengemban misi memperbaiki/meningkatkan penghasilan rakyat. Berbagai kebijakan Bank yang ‘berpihak’ pada rakyat ini harus mudah diakses informasinya. Tidak boleh terjadi lagi UMKM pinjam duit pada lintah-darat-laut-udara. (bisa belajar dari Malaysia, Bangladesh dll).

Menurut saya lagi, dari tabel ‘reason’ di atas, bisa kita buat hipotesa dan bisa diteliti bahwa reason nomor 1, adalah disebabkan oleh reason nomor 2,3,4,5. Dan bisa dikelompokan menjadi dua besar yaitu masalah duit (no 3 dan 5) serta masalah non-duit (No 2 dan 4).

Cara mengatasinya mestinya jelas utk masing-2 kelompok di atas. Menurut saya tidak sulit, tinggal ‘mau’ atau ‘tidak’.

Salam damai,

30. bodats - November 25, 2012

ini dia tulisan mencerahkan yang saya tunggu dari juragan.
lagi….lagi….lagi……

31. Care - November 27, 2012

Kalo Bank swasta dan Bank plat-merah mw utk lebih berbenah diri dan tujuan ny #utk indonesia maju dan sejahtera# coba Marakan lgi Kredit “KUR” yg sistemnya “tanpa Bunga,tanpa Agunan,tanpa birokrasi yg berbeilt2″ tapi pasti pihak Bank menjawab :
1.kalo kreditur kabur gimana ?
2.kalo ga dbayar gimana?
3.trus karyawan dgaji pake apa?
4.kalo ga pake bunga, trus Bos main Golf, beli mobil mewah,n
Shoping k luar negeri duit dari mana?

makanya SDM yg drekrut itu benar2 lulus psikotest, karyawan Bank itu dberi pelatihan bagaimana cara utk membina,mengontrol, serta me-edukasi nasabah khususnya nasabah “KUR/UMKM” jangan terlalu kaku dg peraturan.tapi dsamping itu standarisasi SALARY jga dsesuaikan dunk!!!! pengen hasil maksimal tpi pekerja ga dfasilitasi trus salary berbanding terbalik dg jam dan beban kerja.
Ayo Lembaga keuangan,instansi ato perusahan mana yg berani utk perubahan!!!

32. toko herbal murah - Desember 3, 2012

Sepakat! :)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.557 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: