jump to navigation

Opportunity Driven Strategy,… tidak terhindarkan lageee …!!! Januari 28, 2012

Posted by triatmono in Management, Marketing.
Tags: ,
trackback

Well,.. kalau kita belajar tentang strategic management dulu… selalu dijejali dengan pendekatan ‘classic’… diajarkan tentang top down approach …!!! Yaaagh… perusahaan bikin misi, kemudian visi… goals, strategies, tactics dan action plan… !!! Pendekatan ini bisa jalan… jika environment misalnya market relatif statis… nggak dinamis dan dan nggak penuh ‘kejutan’ …!!! Padahal di market itu banyak sekali… hal yang dinamis… dan manajemen pun nggak jlimet-jlimet… untuk meresponsenya …!!! Inget case study maskapai Lion Air …??? :D

Cukup simple pendekatannya… ada opportunity dimana kebutuhan konsumen akan tiket murah …!!! Opportunity itu diresponse secara cepat… tiket dibikin murah… pilih pesawat terbang yang lebih banyak bangkunya dengan cost operation yang relatif tetap… bahkan menambah armada sampai ratusan… sampai-sampai kontraknya disaksikan Om Obama …!!! Padahal Lion Air bisa dikategorikan pemain baru… bisa disebut mulai nya dari gureeem … namun gebrakannya sudah bisa bikin ketar-ketir kompetitor …!!! So … ini salah satu pendekatan opportunity driven …!!!

Opportunity driven diintroduce oleh Peter Skat-Rørdam… dimana berdasarkan teorinya dia… ada 2 filosofi yang mendasari nya… (1) Setiap perusahaan mempunyai resource untuk menciptakan opportunity, dan (2) Ketika opportunity terbentuk setiap perusahaan ingin mengambil opportunity tersebut untuk dimaksimalkan benefitnya… !!! Pendekatannya sendiri merupakan kombinasi top down plus bottom up approach …!!! Jadi pendekatan ini nggak bertele-tele… lebih kearah meresponse market… dengan tentu saja dikombinasikan dengan strategic planning perusahaan …!!!

Opportunity driven itu cocok pada environment yang tidak diketahui… misalnya saja kasus Mio Fino… bisa membuat environment market motor ‘bingung’ …!!! Kok langsung tiba-tiba jeduuul… tanpa ada nya TPT… jadi mirip seperti kondisi seperti supir Bajaj… hanya supir dan Yang Maha Kuasa… yang tahu kapan mau beloook …!!! Perusahaan sudah siap untuk berubah… jadi misalnya kalau mau mengkontra suatu product… harus keluar product nya lebih cepat… yaaa semua nya sudah atau kudu bisaaa …!!!

Last,… pendekatan ini memang menuntut perubahan mindset suatu perusahaan beserta jajarannya… !!! Gampangnya.. tidak ada kata “tidak bisa”… atau “hmmmm nganuuu teknikal butuh sekian bulan” etc… !!! Semua resource dipusatkan / difokuskan bagaimana meresponse pasar secepat-cepatnya… coz jangan sampai opportunity itu hilang… coz the chance doesnt come twice … right …??? :D

Komentar»

1. Mbelgedhess - Januari 28, 2012

WES GAK JAMANE HUNDRED YEARS WAR YAH……….DAH JAMANE BLITKRIEG

2. neo - Januari 28, 2012

intine siapa yg cepat,,,dia yg dapat,,,,

3. Ayo Dukung Suzuki Jadi No. 2 - Januari 28, 2012

oh begitu ya sensei
ane jadi nambah ilmu
andai saja suzuki membaca
tulisan sensei tri
ini bisa diambil suatu tindakan
strategis pabrikan s berlian

4. triatmono - Januari 28, 2012

@Ayo Suzuki
Juragan sudah ngasih tahu… itu Inazuma 250 kudu lebih cepat brojoool… !!! Nggak perlu nunggu tengah tahun 2012… kelamaan… !!! Mumpung belum ada sport baru yang brojol… brojoool duluan… !!! Mbuuugh mau diikutin apa ndaak… :D

5. juragan kacang - Januari 28, 2012

konsumen di negara kita juga agak susah ditebak maunya jg mas tri , bikin produsen nambah mumet xixiix

6. arif rakhman - Januari 28, 2012

untuk ngetes seberapa banyak sih berita vario 125 ini mendominasi pikiran konsumen tanyakeun aja ke sales2 honda di daerah….. mereka tau gak bakal ada vario 125…. kalo ndak tau yaaaaaaa….. gitu deh…….. :mrgreen:

7. REDEMPTION - Januari 28, 2012

macam main catur.. kalo blum tau celahnya.. ya cepat2 di isi.. tp kalo dah terulang.. takut ketauan.. ya cari jalan lain

nah kalo dah sama2 tinggal queen.. ayolah adu kekuatan

kembali lg sperti dulu.. kira2 kompetitor masih ingat gak celah kosongnya?

hanya dia yg tau ihihihi….

8. 3055nada - Januari 28, 2012

Sultan Hadi Wijaya….. :D

9. jape methe - Januari 28, 2012

Agak menyimpang nih , Lion Air sekarang laris salah satunya juga karena Adam air kukut, srategi keduanya sama, sediakan banyak pilihan jam penerbangan dengan harga relatif lebih ekonomis. Kok bisa jam penerbangannya banyak kan ngaturnya sulit dan butuh banyak pesawat? ya caranya banyak jam penerbangan itu tidak berarti semua bisa dijalankan. sering2 di delay untuk ngumpulin penumpang di satu jam penerbangan dan juga karena 1 pesawat dipaksa keliling nusantara sambung menyambung sehingga sering telat.
Untungnya masyarakat indonesia umumnya tidak begitu peduli kualitas asal harganya terjangkau. Untuk masalah service hmm silahkan rasakan sendiri.Anda beli tiket lalu batal diatas 48jam dr jam terbang kena denda 50%, masuk 48 – 2 jam kena 80%, masuk 2 jam kena 90%. Jika pesawat batal berangkat airline tidak kena penalty apa2 cukup kembalikan biaya tiket dan penumpang suruh beli tiket pesawat lain, yang tentu saja harganya bisa jauh lebih mahal

10. juraganneon - Januari 28, 2012

kali ini AHM yang telat ya gus :mrgreen:

11. wong ndeso - Januari 28, 2012

bener kan oportunis? semoga produknya bener-bener siap dikirim ke pembeli…

12. ipanase - Januari 28, 2012
13. santai coi - Januari 28, 2012

klo honda langsung konter, akankah ini yg diinginkan yamaha? ^^

14. Novian Agung - Januari 28, 2012

Lebih cepat lebih baik…

15. Gianluigi mario - Januari 28, 2012

perang yang semakin rame.. maka diharapkan produk semakin berkualitas..

http://learningfromlives.wordpress.com/2012/01/28/juventus-udinese-preview/

16. konsumen - Januari 28, 2012

mio fino warna biru bagus banget jadi ingat mobil sport amrik yg melegenda dan masih eksis sampai sekarang ford gt 40

17. zackyjunior - Januari 28, 2012

wah maturnuwun.
maski orang teknik.
Sekarang maki ngerti ilmu management , marketing , promosi dan dkk .
wah kuliah gratis.
Semoga jadi amal yang diterima.
Amin

18. boerhunt - Januari 28, 2012

Mungkin juga catatan om, kalo byk perusahaan tanah air, pengaruh style pemimpin juga berpengaruh besar om, sudah jadi rahasia umum, perusahaan besarpun di negeri ini masih ada yg menerapkan style perusahaan keluarga, jadi ya apa kata pimpinan..
artinya responsif tidaknya dlm menanggapi pasar jg tergantung style pemimpinnya..

nitip om
http://boerhunt.wordpress.com/2012/01/28/produk-premium-seharusnya-juga-diikuti-pelayanan-yang-premium/

19. mdtsukasa - Januari 29, 2012

menurut ane kang tri, si New Vario125 mestiNya malah nongol di antara Q2-Q3… soale Q1 lebih cendrung opening minset konsumen indonesia aja
sedangkan Q2-Q3 konsumen lebih ke punya pemikiran smart choice terhadap suatu product… hal ini sudah dpahami honda & baru dipahami yamaha
lagi pula si bakal New Vario 125 beda kelas dengan mio fino. yang sepadan menurut ane retro balas dengan retro… alias kuncinya di Honda Scoopy bisa lebih efektif menrusak opening minset yang di bangun mio fino, entah itu dengan promosi gebyar berhadiah seperti fino, refresh pnampilan ETC. honda punya cara sendiri tapi butuh tau posisi
buat mio fino dtunggu tanggal lauchingnya :D

20. kemen - Januari 29, 2012

tiba2 kepikiran nih bro, moga didengar atpm jepun….

saya sih penginnya ada motor laki murah dari SUZUKI, KAWASAKI, YAMAHA, BAJAJ untuk para tukang ojek disana,
ga perlu fitur yang neko2 macam SKS, RDB, radiator, DOHC, digital spido, led lamp, dan fitur2 mubazir lainnya

yang penting tahan banting, mumpuni diajak nanjak extreme, kualitas bagus, 3S spare part murah dan gampang, tangki awet, power mesin cukup gede utk dipake ditanjakan pegunungan yg sering dipake tukang ojek ato rakyat2 kecil lainnya

kira2 begini speknya:
kalo bisa harga 15jt-an sampai under 18jt aja
150cc SOHC, 20 PS, manual clutch,torsi bawah gede, karbu (kalo bs injeksi)
rangka besi tubular standar no coak
sok belakang stereo
lengan ayun aluminium
lampu standar bulat klasik
spido analog standar aja
model tangki dibuat agak rata, agar bisa dipake naikin barang bawaan yg kecil
tutup tangki model ninja, biar air ga gampang masuk!
rem depan cakram, belakang tromol
pelk jari-jari aja
desain moncong knalpot mancung keatas, antisipasi banjir gede bo..

mungkin spek ini lebih bisa diterima kalangan rakyat kecil, terutama para ojeker di daerah pegunungan tinggi yang banyak tanjakan

sebenernya dah ada thunder 125, sayang cc-nya cuma 125cc.
dan pulsar 135 hanya 135cc

ato bisa juga ngambil dari basis mesin vixion/byson/satria FU yg udah 150cc

moga2 aja ada yang mau dengar!!!

21. karismanis - Januari 29, 2012

intinya vario gek ndang di launching ajah.. :(

22. tonny - Januari 29, 2012

ak dukung sopir bajaj ne….hehehe

23. ●○ qwerty ○● - Januari 29, 2012

wkwkwkw..
supir bajaj saudaranya bikers pulsar.

24. nhd - Januari 29, 2012

kelurkan scoopy jari-jari model retro(rapat)

25. ●○ qwerty ○● - Januari 29, 2012

^hai barongsai cowok binal fansboykutang!

wkwkwk..

26. Jonas - Januari 29, 2012

Ini toh hasil pembubaran YMKI, product lebih banyak dan harga lebih kompetitif.
Kenapa yamaha gak langsung keluarkan fino j? Apa nunggu scoopy injection dulu baru kemudian fino j brojol. Susah memang kalau kiblatnya masih thailand.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.692 pengikut lainnya.