jump to navigation

Ducati nggak setuju dengan Dorna, …ada pembatasan RPM dan penggunaan spec ECU pada ajang MotoGP …!!! November 18, 2011

Posted by triatmono in Ducati, MotoGP.
Tags:
trackback

Well, … Technical Director Ducati MotoGP Team… Fillipo Preziosi nggak setuju banget dengan rencana pihak Dorna yang ingin dilakukan pembatasan RPM motor yaitu maksimal 16 rebu RPM dan penggunaan spec ECU… !!! Maksud nya Dorna agar selain cost dapat ditekan… balapan motor nya jadi kompetitif … mengingat tim Claiming Rule Team (CRT )bisa compete dengan tim pabrikan besar… seperti Honda ataupun Yamaha …!!!

As an engineer, I completely disagree with that, I would like to have freedom to do everything, without any limit, neither displacement or anything else. But like a human being, I am living in a world that is in trouble, and I think that Mr Ezpeleta has a big responsibility to keep this championship at the best level possible, and to make that championship sustainable for the future.

No one here knows what will happen is six months. This championship is related to Italy and Spain a lot, all the world will be affected by the recession, so I think it is a good idea to start to discuss about what we can do to reduce the costs. We are completely open on that.

Pembatasan RPM sampai 16 rebu… menurutnya ‘stupid’ lha tetep saja nggak bisa compete … kalau mau bisa compete yaaag batasan RPM kudu 14 rebu mirip standard engine… dan itu membuat ajang MotoGP tidak menarik lageee …!!! Yang membedakan MotoGP dengan balapan lainnya adalah penggunaan teknologi yang tidak ada batasan …!!! Sedangkan spec ECU seperti standard ECU saja.. dan balapan tidak akan kompetitif lageee… lha wong kurva pengapiannya mirip semua… !!! Last,… apakah rules akan tetap jalan… yaaagh kita lihat saja masa depan MotoGP ini .. !!! :D

Komentar»

1. agunk_ae - November 18, 2011

Aha

2. red_jupie - November 18, 2011

percuma 1000 cc tapi batesin sana batesin sini.. bakalan bosen meneeeeehh..

3. aru_kun - November 18, 2011

dijadikan ‘OMR’ kaya moto2 saja sekalian :-?

4. kentang - November 18, 2011

sejarah membuktikan, eksklusifitas justru membunuh komunitas itu sendiri…

andaikan WSBK disiarkan secara rutin, dijamin penggemarnya lebih banyak, why ? karena balapannya lebih menarik diliat. sedangkan motogp, cuman rossi-nya yg menarik diliat (mungkin hohe or alm sic jg menarik)

5. dowey - November 18, 2011

yg namanya prototip ya gak bisa dan gak boleh dibatasi…

well, tetep aja ada batasan kompetisi yg gak bisa dilanggar, semisal bannya tetep dua, depan belakang n gak boleh boncengan… :D

6. scnk - November 18, 2011

kalo bos ducati atau honda yang ngomong
dorna pasti mikir 2kali
apa jadinya motogp tanpa ducati n honda

7. mas wahyu - November 18, 2011

Gak seru donk

8. thole - November 18, 2011

ben irit bbm, hahaha

toh dari 800 ke 1000cc gak ada penambahan penggunaan bbm,

9. samsi suardi - November 18, 2011

Ya iyalah. Kalo ducati GP7 bisa 19200 rpm, buat apa lebih rendah dari itu?

10. cyberoader - November 18, 2011

Lama2 motogp hanya untuk kepentingan pertunjukan (show) dan bukan untuk mencari pembalap tercepat di arena tarmac racing, seharusnya yg namanya prototype itu memungkinkan pembalap ber-eksplorasi to the limit, bukannya dibatasi.

11. ayumi ting ting - November 18, 2011

tapi kasian crt sama pabrikan kek kawak sama suzuki

kurang duit

12. penggemar ninja - November 18, 2011

Di F1 aja bisa kok, kenapa di motogp ngak bisa..?

klo ngak ada batasannya, enak yg bugetnya unlimited, kyk ducati, honda, yamaha, selain itu…bakalan mencreeettt..

klo ada batasan2nya, team CRT sekalipun bisa menang, dan balapan jadi seru, karena CRT team bukan lagi team anak bawang atau penggembira doank..

dengan ada nya batasan2, pembalap dituntut untuk lebih fight,jgn cuman mengandalkan motor yg power full dan segala macam electronics doank, jadii skill pembalap akan lebih menonjol, kyk jaman2 bahela..

Piss

13. dara - November 18, 2011

Serba salah juga… Kalo ga dibatasi lama2 jadi OMR plus….
saingannya kepaksa disubsidi ama Dorna…xixixi

14. agung - November 18, 2011

iya lah jgn dibatasi ga seru dong…


Kata Motivasi

15. Abadi_17 - November 18, 2011

Mnrt w sich g usah dbatasi, biar keliatan motor mana yg plg jago.

16. qwerty ▲-Style - November 18, 2011

‘power steering’ motoGP kan ada di HRC, Dorna pun manggut2.

lempar.tangkibocor.com

17. Over Price - November 18, 2011

dilema, satu sisi motogp adalah ajang pertarungan teknologi kelas wahid, sisi lain biaya semakin lama semakin bengkak.
mungkin tim pabrikan besar dengan dana tak terbatas mampu ikut, tapi tim pabrikan modal terbatas dan tim satelit bakal semakin berkurang. aprilia, kawasaki, suzuki mundur.
ntar bisa-bisa cuma balapan dengan 6 rider (honda, ducati, yamaha).
F1 saja semakin hari semakin hari semakin diprotes konstruktor, karena yang lombakan cuma aerodinamika mobil, yang teknologinya hampir tidak mungkin terpakai jika diterapkan pada mobil produksi masal.

18. triatmono - November 18, 2011

@qwerty
Duuugh… jangan lempar-lempar tangki…. ntaaar kobong terus neeegh warung… !!! xixixi :mrgreen:

19. qwerty ▲-Style - November 18, 2011

mau belok kiri/kanan, dorna pun jd enteng.

*
komentar saya ini hanyalah fiktif belaka.
jika ada kesamaan nama tokoh, peran dan tempat hanyalah kebetulan.

20. gilang - November 18, 2011

@12
di F1 batasan rpm memang dilakukan, tapi masih pada batas 18 ato 19rbu rpm klo gak salah, hal ini dilakukan karena para pabrikan ada yg sanggup membuat mesin sampai 22rbu rpm, FIA melakukan pembatasan ini demi alasan safety,,,
tp perlu di ingat mesin mereka tetap prototype, gak ada yg nyomot dari mesin-mesin jalanan, setau saya gak ada mesin V8 2400cc pada mobil jalanan, mesin V8 biasa nemplok pada mobil 3500cc ke atas,,
mungkin batasan rpm bisa dilakukan pada motogp asal tetap memakai mesin yg prototype, karena motoGP maupun F1 adalah kelas pling wahid, para pabrikan yg terjun dalam dunia ini pada umumny menggunakan ajang tersebut sebagai lab.berjalan, yg kelak teknologi tersebut akan diterapkan juga pada kendaraan massal mereka,,
so motoGP dan F1 memang sudah sejatinya memakai teknologi-teknologi yg ter mutakhir,,,

ayo udah gak sabar nunggu musim depan dimulai dengan sgala sesuatuny yg baru,,,

21. qwerty ▲-Style - November 18, 2011

@juragan,

wkwkwkwk….

22. aanhamzah - November 18, 2011
23. maRio - November 18, 2011

nek g banter mana asyik…balapan itu untuk mencari yg tercepat kok ada batasannya aneh

http://mariodevan.wordpress.com/2011/11/18/safety-gear-bukan-hanya-harus-kuat-tapi-juga-fashionable/

24. sinbe - November 18, 2011

Gak papa lah dibatasi biar ga cuma hunda, yamaka ma dukati thok yg mbalap. Pgn liat aprilia, kawak n suzuki jg bs tampil.

25. yahonsuwakanja - November 18, 2011

sepertinya ada yg kuatir nih…
klo dorna tetap maksa….ducati mundur..efek domino
alamat OMR

26. YAMAHAL - November 18, 2011

Nantinya gak seru lagi seperti SBK dong ujung2nya

27. Angga - November 18, 2011

lama2 motogp udah diambang kehancuran. Dengan diberlakukannya CRT pun, kata “prototype” cuma sebatas nama aja. Pada akhirnya financial lah yang berbicara.

http://spaceromantic.wordpress.com/2011/11/18/midalu-2500-v6-ini-motor-edan/

28. arsixty - November 18, 2011

jiaahhh.. percuma pake pneumatic valve kalo cuma buat 16k rpm doang.. balik lagi pake per aja kalo cuma segitu…

29. penggemar ninja - November 18, 2011

@gilang

yg dibahas diatas kan ECU bro, bukan mesin, klo mesin ane tetep setuju pake prototype, cuman pemakaian ECU dari satu supplier, kyk F1 yg support ecu kan dari mcleren, jadi selain menurunkan RPM, juga memangkas ongkos produksi.

PIss

30. an2ibnu - November 18, 2011

Kemaren aja dah gak seru,apa lage kalo ada batasan rpm.Rieu….r

31. ryo - November 18, 2011

kalau gini tim pabrikan juga bakalan kewalahan sama tim yang non…

*ngliat yang juara f1 3 musim terakhir… :D

32. immortalorochimaru - November 18, 2011

lebih suka WSBK.. Lebih real, gak terlalu diawang2 kompetisi juga seru dg banyak contender dan merk..

Motogp terlalu banyak elektronik, part2 mewah yg gak relevan dg dunia ‘nyata’ karna sangat mahal tapi efeknya hanya bisa dirasakan pembalap profesional, perbedaan modal sangat berpengaruh ke prestasi di motogp.. STUPID SPORT

33. hi hi hi - November 18, 2011

regulasi 1000cc baru, nanti repsol honda menangnya di tahun terakhir sebelum ganti cc lagi (kaya RCV 211 ama RCV 212)

34. Ducati - November 18, 2011

Yang bikin repot itu ya DORNA itu sendiri.
Bikin kebijakan sendiri, trus jadi membingungkan sendiri.
.
Paling gak suka kalau MotoGP dicampuri ama tim” CRT.
MotoGP ya Prototype, bukan motor massal.
.
Ini hanya anggapan sepihak.
#jadi abaikan saja#

35. yoyoyy - November 18, 2011

DUCATI baru JurDun 1 kaLi tp bnyak maunya,,,kLo mmg teknologi di MotoGP msh terbelakang ga usah bnyak bacot.Ky Suzuki,kLo sangggup maju ga usah bnyak omong.kLo ud ga sanggup y mundur.

36. gogo - November 18, 2011

kebanyakan aturan, boros duit, dll.. hrs dibayar dg kompetisi yang sehat..

37. ISee - November 18, 2011

32. immortalorochimaru
Ooooo motogp stupid sport yah …tapi kenapa ente masih tetep nonton motogp :roll:

38. Qmot - November 18, 2011

Bos Dorna aja tidak suka MotoGP 2011

http://oto.detik.com/read/2011/11/17/071033/1769039/1225/-motogp-2011-kurang-menghibur-#

Bener juga sih.
MotoGP makin kesini, makin susah nyalip. Stoner aja lap ke 1 lgsg kabur dgn Hondanya.

39. xotic - November 18, 2011

nunggu GP helm in

40. yroel - November 18, 2011

memang bener juga seh, motogp 2011 dirasa kurang begitu seru lebih seru motogp yang masih era 2 tak, wayne rainey, mick doohan, dan kevin schwantz. setiap seri yang ditayangkan hampir semua rider dari berbagai merk motor, pada saat balapan terlihat gap barisan terdepan sampai barisan tengah tidak terlalu jauh. malahan sering adu salip menyalip sampai lap terakhir, hampir di semua serinya…

41. Orang Dalam - November 18, 2011

Masihkah Yamaha mensponsori Live MotoGP di Trans7 thn 2012?

42. Jonas - November 18, 2011

mungkin dorna kepengen motogp rame seperti wsbk. tapi kalau dibatasi ya roh-nya hilang. dulu waktu 2 produsen ban bersaing di motogp, kompetisi diluar lapangan jadi lebih menarik. persaingan tidak hanya di pembalap tapi juga di produsen pendukung teknologi. adu strategi ban juga menarik untuk diikuti.
kalau motogp berubah jadi moto2 dimana teknologi diseragamkan ya tinggal satu yg bersaing: pembalap. mirip “one make race”. buat ane gak menarik lageeeeee….
ane termasuk yg gak setuju dg dorna. roh-nya hilang

43. ipanase - November 18, 2011

semoga tetep kentjanggggggggggggggg

44. semprul - November 18, 2011

dorna=honda sama2 semprul..
semprul..bisa bikin pabrikan S dan K out dari motogp karena regulasi yg nyleneh
semprul..karena bikin motogp 800cc cuma demi anak emasnya Spanyol si pedrosa yg mini, padahal prestasinya ttp mlempem
semprul..karena nanti di 2012(1000cc, minim TC) takut ga bisa irit bbm dibanding katup desmodromicnya motor ducati,bikin aturan super nyleneh terbaru, maksain rpm harus 16.0000 tp dng alasan safety n cost… pekok kabeh!!

banyak regulasi dorna yg dirasa tidak masuk akal, semua karena pengaruh honda yg katrok

honda balapan sendiri aja di motogp, baru tau rasa, skali berbuat licik tetap licik, dan baunya akan slalu tercium!!

camkan itu!

45. semprul - November 18, 2011

salah satu penyakit honda yg sulit sembuh sampai sekarang adalah

MESIN GETAR

si stoner sendiri bilang gitu
http://otosport.otomotifnet.com/read/2011/11/15/325441/56/17/Stoner_Fokus_Pada_Ban_dan_Rangka

dan ini terasa di motor bebek kwek kwek, dan bnyk user yg mengeluhkan bonus VIBRATOR di motor keluaran ahm!

kalo urusan motor bebek gw lebih sreg ama kawak ato yamaho

46. VR46 - November 19, 2011

tu aturan bukan buat ducati doang tp buat semua. kalo takut cabut ajalah dr gp..

47. silontong - November 19, 2011

tinggalkan motogp…beralih ke wsbk…
sial dorna pun udah menjamah wsbk…

48. nn - November 19, 2011
49. thoyib - November 19, 2011

ya, itu mah titipan peraturan dari pabrikan yang jadi juara kemarin……

50. Dendy - November 19, 2011

Woy Semprul Justru HRC GAK SETUJU ! STONER JUGA GAK SETUJU PERATURAN INI ! YANG SETUJU YA KAYA LORENZO, Jadi masih yakin kalo HRC yang buat ?

51. Over Price - November 19, 2011

^^
mas, mas. yang ngajuin pembatasan RPM ama ECU carmelo ezpeleta (Dorna) bukan konstruktor.
ngga ada sangkut-pautnya juga ama rider. rider hanya mendukung atau menolak. saya belum menemukan artikel/berita dari HRC, apa sudah mengeluarkan statement atau belum (kalau sudah ada tolong dikasih tau linknya). jangan dikambing hitamkan.

52. ayumi ting ting - November 19, 2011

xixixixi

53. SSC Tuatara - November 19, 2011

ooohh… jadi yg ikut bikin regulasi itu HRC ya? Mangnya kenapa cuma sampe 16 ribu? Mesinnya gak sanggup? Duh kacian. Di rpm rendah aja virbrasinya dah gak tahan, apalagi di atas 16 ribu

54. anjank - November 19, 2011

biar kompetitif & g brat sebelah+ bnyak aksi srunthulan,, jdi nda kya tahun 2011 rider HRC ninggalin rivalnya 10 detik di depan’

55. satria biru - November 20, 2011

motogp itu kan balapan motor prototip yang menguji sampai sejauh mana keunggulan teknologi yang dimiliki oleh masing2 pabrik jadi aneh klo dibatasi, gimna tau pabrik A lebih baik dari yang lain klo teknonya distandarkan/dibatasi.

56. bakul jamu - November 20, 2011

moto gp itu sebenarnya bermaksud bikin kompetisi pembalap apa kompetisi mesinnya sih? kalo kompetisi mesin ya ngga usah dibatasi, kalo kompetisi pembalap ya bisa itu mesinnya dibatasi biar merata…

57. panglima - November 21, 2011

mungkin dibatasin biar yg lain pada pelan, nah kalo yg lain pelan kan the legend jadi bisa ngudak yang lain.

kalo kayak sekarang stoner ngacir sendirian kan susah the legend mau ngudak…. :p


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.692 pengikut lainnya.